1. Persiapan
Untuk bermain golf di pagi hari, kita sudah mempersiapkan peralatan golf paling lambat malam sebelumnya. Akan sangat merepotkan jika pada pagi buta kita baru mempersiapkan perlengkapan bermain golf. Bukan tidak mungkin ada perlengkapan yang tertinggal akibat terburu-buru berangkat.
Demikian pula dengan perencanaan keuangan, maka yang disiapkan adalah data. Sebelum mulai membuat perencanaan keuangan, Anda akan ditanya oleh perencana keuangan mengenai aset, hutang, asuransi, dan investasi. Data-data Ini harus disiapkan sebelum memulai perencanaan keuangan. Tanpa data yang cukup dan akurat perencanaan keuangan yang dibuat juga akan tidak baik hasilnya.
2. Evaluasi
Dalam permainan golf, setelah kita selesai memukul, kita akan melihat seberapa jauh pukulan kita dan apakah arahnya tepat. Lokasi bola juga kita lihat, apakah di fairway atau bunker. Dari situ kita menentukan arah pukulan selanjutnya dan juga menggunakan club nomor berapa. Artinya kita melakukan evaluasi setiap selesai melakukan pukulan untuk menentukan tindakan selanjutnya.
Dalam perencanaan keuangan, evaluasi dilakukan secara berkala antara 6 bulan hingga setahun sekali. Bisa juga apabila ada kejadian signifikan, seperti kelahiran anak atau kenaikan gaji. Evaluasi situasi dan kondisi keuangan ini akan menentukan arah dan tindakan keuangan selanjutnya, apakah perlu menambah investasi, mengurangi pengeluaran, atau sudah boleh berhutang lebih besar.
3. Perbedaan Kemampuan
Dalam permainan golf, tidak semua orang memiliki kemampuan yang sama. Semua orang memiliki handicap masing-masing. Kemampuan yang berbeda ini menyebabkan saat 2 orang melakukan tee shot dengan driver yang jenisnya sama, maka hasil jarak dan arah pukulannya akan berbeda. Golfer yang memiliki swing speed rendah akan memilih jenis shaft yang berbeda dengan golfer dengan swing speed tinggi.
Dalam perencanaan keuangan, semua memiliki situasi dan kondisi yang berbeda juga. Jumlah gaji beda, pengeluaran beda. Aset yang telah dimiliki berbeda. Sehingga tidak semua strategi perencanaan keuangan yang sama bisa menghasilkan output yang sama pula untuk semua orang. Perencaan keuangan akan menyesuaikan dengan kondisi serta kemampuan masing-masing orang.
4. Disiplin
Baik golf maupun perencanaan keuangan sama-sama membutuhkan kedisiplinan. Contohnya adalah dalam soal latihan. Apabila tidak sering berlatih golf, tentu akan berpengaruh kepada performa permainan. Paling tidak seminggu sekali pergi ke driving range. Sedangkan dalam perencanaan keuangan, bentuk kedisiplinannya adalah selalu mengalokasikan dana di awal gajian sehingga tidak digunaan untuk keperluan lain. Untuk menjaga kedisiplinan ini bisa menggunakan mekanisme auto debet rekening tabungan.
5. Target
Target pun sudah disusun melalui jumlah pukulan par. Kalau melebihi target maka ganjarannya birdie, eagle atau albatross. Sedangkan jika tidak memenuhi target maka bisa dapat bogey, double bogey, bahkan double par!
Dalam perencanaan keuangan, tujuan keuangan menjadi target kita, berapa jumlah uang yang harus terkumpul, serta kapan uang tersebut akan digunakan.
6. Mengatasi Rintangan
Dalam golf diperlukan konsistensi untuk menghadapi rintangan serta kekuatan fisik yang prima agar dapat terus bermain sepanjang 18 hole. Halangan alam seperti cuaca panas, hujan, serta kolam dan sungai harus mampu diatasi. Halangan buatan seperti lapangan yang dogleg dan bunker juga menjadi tantangan bagi golfer. Dalam perencanaan keuangan ada saja kondisi darurat yang terjadi sehingga mengganggu kondisi keuangan. Diperlukan kreativitas agar Anda dapat mengatasi kesulitan-kesulitan yang terjadi sembari tetap mengatur dan merencanakan keuangan agar tetap pada jalur yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan.
7. Kesabaran
Bermain golf ibarat melawan diri kita sendiri. Kondisi emosi yang stabil akan mendukung permainan kita. Namun apabila kita memukul dengan ngotot dan penuh emosi, dijamin pukulan akan hancur. Maka dari itu dibutuhkan kesabaran dan ketenangan dalam bermain golf. Dalam perencanaan keuangan, kesabaran menantikan berbuahnya hasil investasi juga sangat diperlukan. Tidak ada ceritanya investasi berbuah manis dalam waktu singkat. Ketenangan dan kestabilan emosi dalam mengambil keputusan investasi sangat diperlukan.
Bagaimana pembaca? Apakah masih ada hal-hal lain yang menjadi persamaan antara olahraga golf dan perencanaan keuangan? Selamat bermain golf dan merencanakan keuangan!